Bismillahirrahmanirrahim
Sabtu, 31 Agustus 24: Sekitar pukul setengah 9 malam, Cawa tidur setelah meminum susu dari botol susunya. Tapi, sekitar setengah jam an kemudian, doi bangun dan muntah sekaligus BAB yang konsistensinya sangat encer. Fix dia muntaber, apalagi suhu badannya meningkat pas kupegang dahinya. Akupun menghubungi ettanya yang saat itu masih di kantor. Setiap tanggal 31 setiap bulan ettanya pulang jam 3an karena closing. Paniklah sayanya, mana sendiri lagi. Mau menghubungi tetangga juga segan malam malam begini, meskipun tetangganya baik sekali. Suami pun meminta agar Cawa diberi air putih banya-banyak dan kasih makan nasi. Saking paniknya, aku bilang nasinya habis, ettanya mengatakan kan bisa masak lagi. Astaghfirullan iya juga ya, kenapa malah pasrah sama keadaan. Yah tapi namanya orang panik ges. Alhamdulillahnya Cawa mau minum air banyak melalui botol susunya dan stop minum susu dl. Makannya pun lahap. Setelah Cawa bisa tidur, aku pun tidur juga, meskipun tetap waspada. Sekitar setengah 4, ettanya datang dari kantor, Cawa bangun lagi. Dia muntah dan BAB lagi. Kami pun memutuskan untuk bawa ke dokter anak sekitar jam 8 atau 9. Saat pagi, Alhamdulillah demamnya turun dan Cawa sudah makan, minum susu baik ASI maupun formula, dan tidak BAB lagi. Akhirnya kami memutuskan menunda dulu sambil tetap observasi dan memberinya air daun jambu biji. Alhamdulillah keadaannya semakin membaik hingga suhu badannya normal kembali dan aku pun bisa berangkat kerja hari Seninnya.
Ahad, 08 September 24: Hari ini ada resepsi pernikahan teman kantor, Alhamdulillah ada mobil kantor ettanya Cawa yang bisa kami gunakan ke sana. Pak Supri, security di kantor, dan istrinya yang merupakan pengasuhnya Cawa juga ikut di mobil beserta 1 anaknya. Alhamdulillah sepanjang resepsi Cawa gak rewel, bahkan si doi ikut foto bersama pengantin. Aku dan bundanya gantian buat makan. Setelah dari sana, kami antar Pak Supri sekeluarga ke rumahnya dan kami bertiga lanjut ke mall.